Ketika Ahlussunnah Dipaksa Jafar Shalih Untuk Memilih..


Ketika Ahlus Sunnah Dipaksa Untuk Memilih

Siapakah Yang Cerdas

[Jafar Shalih] Ataukah [Asy Syaikh Ubaid Al Jabiri, Asy Syaikh Rabi', dan Asy Syaikh Muhammad] ?

(Ketika Dien dan Umat Dalam Ayunan Permainan Sang Facebooker)

new1a

 12 Shafar 1434 H / 25-12-2012 M

gbr 1

Asy-Syaikh Rabi’: “Orang-orang yang berakal dan cerdas tidak merasa kecuali orang-orang yang mendapat bantuan itu telah berubah menjadi cangkul-cangkul yang menghantam dakwah Salafiyah dan melancarkan permusuhan dan pertengkaran yang dahsyat dan zhalim terhadap orang-orang menempuhnya serta berusaha menjatuhkan para ulama dan tokoh-tokoh dakwah ini….”

Kronologis…

Jafar Salih hari Jumat 14 Desember 2012 sengaja membuat status agar kita membacanya: “Kalau mengambil dana IT lantas memanfaatkannya dalam menyebarkan dakwah salaf, itu cerdas namanya.”

gbr 2

Gambar 1. Screenshot mengambil dana IT… cerdas

Hari Sabtu tanggal 15 Desember Jafar Salih tampak kedodoran, sengaja membuat status provokatif “Buruk Muka Cermin yang Dibelah” agar kita membacanya, berupaya memalingkan pembacanya dengan cara memanipulasi pernyataannya sendiri, dari kalimat aktif  (mengambil dana IT) menjadi hanya kalimat pasif “menerima dana IT” dan berbalik menuduh orang lain telah memanipulasi dan korupsi pernyataannya..

gbr 3

Gambar 2. Screenshot Menerima dana IT …cerdas. Buruk Muka Cermin Tetangga yang Dibelah, siapa yang manipulatif & siapa pula yang koruptif?

Bagian akhir permainan diennya dalam mengombang-ambingkan umat adalah  –sebagaimana biasa- pernyataannya tersebut dihapus dari pandangan umat, hit and run. Alhamdulillah buktinya telah terdokumentasikan sebagaimana gambar di atas. Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un.

MENELADANI RUJUKNYA ASY-SYAIKH UBAID AL-JABIRI HAFIZHAHULLAH

Kalaulah popularitas di mata manusia yang dicari, tentulah menarik kembali/meralat dan rujuk dari ucapan/tulisan yang pernah tersampaikan menjadi sesuatu yang amat berat bahkan mustahil untuk dilakukan. Bisikan-bisikan syaithan dan hawa nafsu, ketakutan hancurnya nama besar yang telah berkibar tentulah menjadi momok tersendiri yang menyeramkan. Demikianlah jika ridha manusia yang semata menjadi tujuan, tak peduli walau murka Ar-Rahman yang menghadang.

Tetapi jika ridha Allah Ta’ala yang menjadi tujuan, keselamatan umat sebagai harapan dan tegaknya Al-Haq yang menjadi dambaan tentulah harga diri bukanlah hal besar yang perlu dipersoalkan. Rujuk kepada kebenaran menjadi jalan lempang meraih kemuliaan.

Pada bulan Juni pasca daurah Masyayikh di Veteran kemarin, penuh semangat diposting di dunia maya tentang fatwa Asy-Syaikh Ubaid hafizhahullah mengenai bolehnya mengambil dana tanpa syarat dari yayasan-yayasan hizbiyah yang menyimpang…

gbr 4_resize

Gambar 3. Postingan Annash Radio terkait fatwa Asy-Syaikh Ubaid hafizhahullah yang sudah dicabut, di sebarluaskan oleh Fadhel Ahmad Al-Kendali

Sedemikian besarnya semangat penyebarannya, tak luput juga ditempel di salah satu akun facebooker bertajuk siregardiapari.

gbr 5

Gambar 4. Screenshot mencoba bersikap ilmiyah dan jujur (dengan jalan menyebarkan fatwa ulama yang sudah dicabut)

Hakekat sebenarnya sosok Fadhel Ahmad telah diungkap dan dipaparkan lengkap beserta bukti-buktinya pada link berikut:

http://tukpencarialhaq.wordpress.com/2012/10/07/hanan-bahanan-overload-bag-1/

Ketika salah seorang Ikhwah (Abu Unaisah Al-Makassari) memposting tulisan Al-Ustadz Abdullah Al-Jakarti (berdasarkan persaksian pribadi beliau ketika masih belajar di mahad Turatsi Jamilurrahman) dari situs http://kajiancileungsi.wordpress.com/2012/07/09/jangan-dikritik-dulu-nanti-dananya-tidak-keluarucap-firanda-ma/ :

abu unaisah

Gambar 5. Jangan Dikritik Dulu Nanti Dananya Tidak keluar…..

Bangkitlah segera kemarahan maupun cibiran para facebooker dari kalangan hizbiyyun, pembela dan simpatisannya, salah satunya…

6ii

Gambar 6. Fatwa Asbun. Persaksian/pengalaman pribadi dicap JS sebagai “qiil wal qool”

Dan kita tidak mungkin ragu lagi dimana mauqif Fadhel Ahmad, kawan Jafar Salih sekaligus kawan dekat facebooker Hanan Bahanan ini dalam fitnah Hizbiyah Turatsiyah karena diapun tersengat kemarahannya, ikut tegak berdiri membela si jahat Firanda:

fadhel 5

Gambar 7. Screenshot pemuliaannya terhadap dedengkot Turatsi dan serangannya terhadap asatidzah. Ustadz Firanda jauh lebih berani…

Suatu pernyataan yang membuat para pendukung hizbiyyun semakin bersemangat menyerang Al Ustadz Askari hafizhahullah dengan menyandarkan pada tulisan seorang pengekor fanatik Syaikh Yahya Al-Hajuri Al-Mubtadi’ dan melemparkan syubhat lainnya:

Abu Dihyah Arafat ust firanda dkk ditahdzir sama ust asykari dkk.dan ust asykari dkk pun di tahdzir sama ust ‘ali abbas dkk padahal mereka semua salafy…hehehe aneh bin ajiib…jd antum pilih yg mana???ckckckckckkck……^___^

Minggu pukul 18:09

gbr 6i

Gambar 8. Para pendukung hizbiyyun menyandarkan diri pada pengekor Mubtadi’ Yahya Al-Hajuri dan melempar syubhat lainnya

Perhatikanlah baik-baik ya ikhwah ucapan dan pembelaan kawan dekat HB, Fadhel Ahmad: “Ustadz Firanda jauh lebih berani manakala membantah tokoh ahlul bid’ah terbesar di negeri ini yaitu Ketua umum PBNU KH Said agil siraj.”

Apakah keberaniannya menjadi tolok ukur kebenarannya?

Sungguh kalian itu nggak faham manhaj salaf kemudian menfonis orang sembarangan dan sungguh kalian telah tertipu oleh syaiton dan menjadi corong syaiton untuk memecah dan melumat dakwah tauhid ini tanpa kalian sadari”

Dan ucapanmu di atas sungguh-sungguh menyakiti Ahlussunnah dan menyerang ulama Ahlussunnah!! Asy-Syaikh Abdullah Al-Bukhary hafizhahullah telah memperingatkan dengan keras tentang orang yang kamu muliakan ini: “…Termasuk orang yang paling fajir diantara mereka (ahli fitnah). paling buruk dan pendusta sekarang ini adalah si jahat yang dikenal dengan nama Firanda yang berasal dari Indonesia. Si jahat dan pendusta besar ini berjalan di kota Madinah mendatangi sebagian para pelajar dan sebagian orang, dan membuat kisruh bahwa Syaikh Abdullah (al-Bukhari) tidak menyisakan satupun, semuanya dikritik, dia mengkritisi si fulan, mengkritisi Syaikh al-Abbad dan anaknya dan saya tidak tahu siapa lagi, sebab ketika mereka datang kepadaku, dia bersama yang lain dari pengikutnya Ali Musri dan aku membicarakan mereka dan kebodohan mereka, si bodoh yang ngawur Ali Musri dan sikap dia pada tahun yang lalu. Dan aku mencela Firanda atas bukunya yang berbicara tentang Ihya At-Turats, Aku jelaskan kebobrokan Ihya At-Turats dan memaparkan kepada mereka siapa itu Ihya At-Turats. mereka berkata: Demi Allah wahai Syekh, kami benar-benar tidak tahu, jazakallah khaer engkau telah menjelaskannya. Maka saya berkata : nah, sekarang aku telah menjelaskan, apa yang akan kamu lakukan sekarang? Tentunya orang ini (maksudnya Firanda,pen) dia keluar dari kediamanku dalam keadaan dia tidak tahu apa yang akan dia lakukan dan perbuat setelah menyebarkan kedustaan, kefajiran dan kejahatan ini…”

http://salafybpp.com/index.php/manhaj-salaf/124-dusta-firanda-ditengah-badai-fitnah-yang-sedang-melanda-bag-3

Maka kami katakan kepadamu: Sungguh engkaulah yang nggak faham manhaj salaf!!Apakah dengan caramu yang kotor dan permusuhanmu yang sengit terhadap Salafiyyin dan ulamanya, menuding telah memfonis orang sembarangan engkau hendak memalingkan kami dari bimbingan ulama Ahlussunnah agar memilih kekotoran dan kefajiran lisanmu dalam memuliakan dan membela salah seorang yang paling fajir, paling buruk dan pendusta besar jahat yang dikenal dengan nama Firanda yang berasal dari Indonesia sebagaimana yang ditegaskan oleh Asy-Syaikh Abdullah Al-Bukhari hafizhahullah di atas?! Dan sungguh engkau sendirilah yang telah tertipu oleh syaiton dan menjadi corong syaiton untuk memecah dan melumat dakwah tauhid ini baik engkau sadari maupun tanpa engkau sadari!

Dan memang pada kesempatan ini kita ingin memahami fatwa para ulama dan maksud mereka serta mencoba bersikap lebih ilmiyah dan jujur, maksudnya adalah kita akan menampilkan bukti suara bahwa keesokan harinya Asy-Syaikh ‘Ubaid Al-Jabiri hafizhahullah (beliau bersama Asy-Syaikh Khalid Kuwait -salah satu Masyayikh Kuwait yang mengetahui benar sepak terjang kejahatan Ihya’ut Turats- diundang dalam Daurah Nasional kemarin) DENGAN SPORTIF DAN BERANI MENCABUT FATWA BELIAU TERSEBUT SETELAH BELIAU MENELAAH KEMBALI SECARA MENDALAM SERTA MENDAPATKAN BERITA DARI ORANG-ORANG YANG TERPERCAYA.

Kalau melihat dan membaca komentar-komentar para facebooker terkait fatwa tersebut, saya tidak yakin bahwa berita semacam ini akan menggembirakan jejaring Salafy Goncang beserta segenap pembela sengit dan simpatisannya –hadahumullah- tetapi demi Allah bukan ridha mereka yang kita cari karena kebenaran lebih besar daripada kita semuanya dan lebih patut diketahui oleh umat.

Berikut teks pertanyaan dan jawabannya…

Pertanyaan: Banyak pertanyaan wahai Syaikh -hafizhakumullah- tentang bekerja sama dengan yayasan Ihya’ At-Turots dan mengambil harta darinya dan hukum orang yang bekerja sama dengannya, banyak sekali pertanyaan, maka apakah ada arahan dalam masalah tersebut -hafizhakumullah-?

Jawab: Berkenaan dengan yayasan tersebut dan semua jam’iyyah dan muassasah yang menyimpang yang melindungi bid’ah dan perkara-perkara yang muhdats, menyokong orang-orangnya, membela mereka, mengeluarkan harta dalam rangka menyebarkan bid’ah-bid’ah mereka, hanya ada satu perkataan (fatwa) tentangnya. Saya pernah berfatwa bahwasanya tidak dilarang mengambil bantuan dari mereka tanpa ikatan dan tanpa syarat. TETAPI MENJADI JELAS MASALAHNYA BAGI SAYA DENGAN MENELAAH SECARA MENDALAM SERTA BERDASARKAN BERITA YANG SAMPAI KEPADA SAYA DARI ORANG-ORANG YANG TERPERCAYA, SEHINGGA SAYA MENCABUT FATWA INI, MAKA SAYA TEGASKAN DAN SAYA TEKANKAN AGAR MENINGGALKAN BANTUAN-BANTUAN YAYASAN YANG MENYIMPANG INI UNTUK KEPENTINGAN-KEPENTINGAN DAKWAH, yaitu untuk amal dakwah; seperti menunjuk imam atau muadzin, atau mencetak kitab-kitab. KARENA TELAH MEYAKINKAN BAGI SAYA DARI KEADAAN YAYASAN-YAYASAN TERSEBUT BAHWA SIAPA SAJA YANG BEKERJA SAMA DARI MEREKA SEDIKIT SEKALI ATAU LEBIH SEDIKIT LAGI YANG SELAMAT DARI JEBAKANNYA. Bisa jadi (minimalnya -pent) dia akan mendukungnya dan mendiamkan (kemungkarannya) dan membiarkan mereka melakukan kerusakan di sebuah negeri atau di sebuah daerah. Atau bisa jadi menutupi aibnya sehingga muncul sebagian bentuk pujian terhadap mereka. INILAH AKHIR FATWA YANG TETAP PADA HARI INI DAN INI MERUPAKAN PEMBATALAN FATWA YANG MUNCUL DARI SAYA SEBELUMNYA.

Suara beliau bisa didengarkan:

Link asal (di-upload oleh al-akh Fikri) : http://box.com/s/hyqs8bevfr3m5ndku3rb (1.6 MB)

Link cadangan : http://goo.gl/lUC0o atau http://goo.gl/JcyqK  (248 KB)

Subhanallah…lunaknya hati dalam menerima kebenaran,tiada keangkuhan, tiada kesombongan…sekali lagi contoh keteladanan yang patut bagi kita semuanya untuk meneladaninya, hafizhahullah.

Pertanyaannya, apakah orang-orang yang menyebarkan fatwa Asy-Syaikh Ubaid hafizhahullah hadir pada saat beliau membacakan pencabutan fatwanya atau memiliki rekaman file ralat beliau? Jika tidak tentu ini merupakan mushibah tetapi jika mereka hadir dan mendengarkan langsung atau memiliki rekamannya dan sengaja tidak menyebarkan penjelasan beliau yang mencabut fatwa sebelumnya dan malah menyebarkan fatwa yang “menguntungkan” hawa nafsunya maka ini adalah bentuk pengkhianatan kepada umat Islam setelah mengkhianati Asy-Syaikh ‘Ubaid Al-Jabiri hafizhahullah. Allahumma…

Tinggal tersisa pertanyaan,

Wahai Ahlussunnah kalian telah melihat betapa sportifnya sikap Asy-Syaikh ‘Ubaid hafizhahullah, keberanian beliau untuk mencabut fatwanya dan menegaskan agar Ahlussunnah meninggalkan bantuan-bantuan dakwah dari yayasan-yayasan yang menyimpang karena telah meyakinkan bagi beliau tentang keadaan yayasan-yayasan tersebut bahwa siapa saja yang bekerja sama dari mereka, sedikit sekali atau lebih sedikit lagi yang selamat dari jebakannya!!

Sehingga tidak halal bagi siapapun yang sampai saat ini menampilkan dan memasang fatwa beliau yang sudah dicabut tersebut kecuali harus menghapusnya atau melengkapinya dengan fatwa pencabutannya agar umat tidak tertipu dan menjadikannya sebagai pembenaran! Bukankah ini merupakan cara bersikap yang ilmiyah dan jujur wahai Fadhel Ahmad dan Jafar Salih?

Maka siapakah wahai Ahlussunnah  diantara dua sosok hamba Allah tersebut yang cerdas, Jafar Salih hadahullah ataukah Asy-Syaikh Ubaid Al-Jabiri hafizhahullah??! Allahul musta’an

FATWA ASY-SYAIKH RABI’ BIN HADI AL-MADKHALI HAFIZHAHULLAH

FATWA TANGGAL 10 DZULQO’DAH 1426 H:

Beliau hafizhahullah berkata: Muncul pertanyaan kepada saya dari sebagian Salafiyyun di salah satu negeri muslimin; Bagaimana sikap yang sesuai syariah terhadap yayasan-yayasan Islami yang ada di dunia ini sekarang dan apa nasehat anda kepada orang masuk kepada yayasan-yayasan tersebut atau bermuamalah atau bekerja sama dengannya?

Jawabannya -dan Allah saja yang memberi taufik: Sesungguhnya yayasan-yayasan Islamiyah atau sosial ini hakekatnya dan realitanya adalah yayasan-yayasan politik yang membawa pemikiran-pemikiran dan tujuan-tujuan hizbiyyah politik yang telah diketahui. Islam dan manhaj salaf menolaknya. Yayasan-yayasan itu tidaklah melakukan kerjasama dengan kaum muslimin dalam rangka menyebarkan dakwah Salafiyah, tetapi hanya demi kepentingan politik dan pemikiran hizbiyah mereka. Siapa saja yang memiliki kesiapan untuk menerimanya maka mereka akan mengucurkan bantuan-bantuan kepadanya hingga dia menyerap seluruh manhaj pemikiran dan pokitik mereka sehingga dia akan memerangi dakwah Salafiyah dan Salafiyyun. Dan siapa yang menolaknya maka mereka akan melancarkan permusuhan terhadapnya dengan cara-cara hizbiyyah dan politik mereka. Dan ini merupakan perkara yang terjadi dan bisa dirasakan. Dan dengan perbuatan mereka ini, mereka telah memecah belah Salafiyyun dan mencabik-cabik mereka dengan buruk dan menyimpanglah sejauh-jauhnya orang yang sebelumnya mengikuti mereka di negeri yang banyak. SIAPA YANG LEBIH CONDONG KEPADA MEREKA, KALIAN MENGENALI MEREKA. Bagaimana tidak sedangkan tujuan-tujuan dan politik mereka mudah dikenal. Atas dasar inilah maka tidak boleh bagi seorang Salafy untuk bekerjasama dengan mereka selama keadaan, tujuan dan dampak mereka seperti ini. Dan orang yang bahagia adalah orang mengambil pelajaran dari orang lain. BERDASARKAN PENGALAMAN DAN REALITA SIAPA YANG BEKERJASAMA DENGAN MEREKA PASTI DIA JATUH DAN DAKWAHNYA PUN IKUT JATUH DI MATA MANUSIA. DAN ALANGKAH BANYAKNYA ORANG-ORANG YANG BERJATUHAN MENJADI KORBAN MEREKA. Siapa yang merasa cukup dengan Allah sehingga tidak meminta bantuan mereka maka Allah pasti akan mencukupinya dan membuka pintu-pintu (kemudahan) bagi dakwahnya sehingga tersebar dengan kuat dan sukses. Hal ini seperti yang terjadi pada Asy-Syaikh Muqbil dan dakwah beliau di Yaman. Ketika beliau mengetahui arah dan tujuan yayasan-yayasan ini, maka beliau pun dan para ikhwah menolak untuk bekerjasama dengannya. Maka tersebarlah dakwah mereka di Yaman dan di luar Yaman dan Allah meletakkan di hati-hati manusia rasa cinta dan memuliakan dakwah tersebut sehingga mereka memeluknya secara akidah dan manhaj. Dan larilah manusia meninggalkan orang-orang yang tunduk kepada yayasan-yayasan ini dan peraturannya karena kepentingan dunia. Dan kesudahan yang baik adalah bagi orang-orang yang bertakwa. Allah saja yang memberikan taufik.

FATWA TANGGAL 11 RABIUT TSANI 1430 H:

Beliau hafizhahullah berkata: “Saya memperingatkan makar-makar yayasan-yayasan politik ini yang memakai baju Salafiyah. Yayasan-yayasan ini memiliki tujuan-tujuan dan manhaj yang menentang dakwah Salafiyah. Yayasan-yayasan ini menjaring orang-orang yang memiliki ambisi-ambisi dunia dengan sokongan materi dan moril dengan kedok membantu dakwah Salafiyah. ORANG-ORANG YANG BERAKAL DAN CERDAS TIDAK MERASA KECUALI ORANG-ORANG YANG MENDAPAT BANTUAN ITU TELAH BERUBAH MENJADI CANGKUL-CANGKUL YANG MENGHANTAM DAKWAH SALAFIYAH DAN MELANCARKAN PERMUSUHAN DAN PERTENGKARAN YANG DAHSYAT DAN ZHALIM TERHADAP ORANG-ORANG MENEMPUHNYA SERTA BERUSAHA MENJATUHKAN PARA ULAMA DAN TOKOH-TOKOH DAKWAH INI. Seperti yang dilakukan oleh yayasan politik Ihya’ At-Turats Kuwait dan cabang-cabangnya di Emirat dan Bahrain. Mereka menghantam dakwah salafiyah di Yaman, Mesir, Sudan, India, Pakistan dan Bangladesh. MAKA TIDAKLAH ORANG-ORANG YANG SERAKAH MAU MENERIMA BANTUANNYA KECUALI ENGKAU AKAN MELIHAT PERPECAHAN, PERMUSUHAN DAN FITNAH-FITNAH ANTARA JONGOS-JONGOS YAYASAN INI DENGAN SALAFIYUN YANG KOKOH DI ATAS AL-HAQ YANG MEREKA INI MENGETAHUI MAKAR-MAKAR YAYASAN-YAYASAN INI TRIK-TRIK POLITIKNYA YANG LICIK DAN MEREKA TELAH MERASAKANNYA SECARA LANGSUNG. Mereka juga melihat dengan mata dan bashirah akibat-akibat yang menyakitkan dan menginakan bagi siapa saja yang mau mengulurkan tangan mereka yang penuh khianat dan kehinaan untuk menerima yayasan-yayasan ini dan hartanya yang dikumpulkan (dari muhsinin) dengan kedok untuk membantu orang-orang fakir dan miskin serta yang tertimpa musibah. Kemudian harta-harta ini diselewengkan kepada para pengkhianat yang telah menjual agama mereka itu, sehingga jadilah mereka permainan dan corong bagi yayasan-yayasan ini. KALAU ENGKAU MAU, NAMAKAN MEREKA SEBAGAI PASUKAN YANG DIBENTUK UNTUK MEMERANGI DAKWAH SALAFIYAH DAN ORANG-ORANG YANG MENGIKUTINYA DI SEMUA NEGERI. SEDANGKAN HARI INI YAYASAN-YAYASAN INI BERUSAHA MENJARING SEBAGIAN SALAFIYUN DI IRAQ AGAR BISA MEWUJUDKAN TUJUANNYA YANG RENDAH UNTUK MEMECAH BELAH SALAFIYUN KEMUDIAN MENGATUR SIAPA SAJA YANG PUNYA AMBISI LALU TUNDUK KEPADA HARTA DAN TRIK-TRIK MEREKA UNTUK MENYALAKAN PEPERANGAN DAN FITNAH-FITNAH TERHADAP SALAFIYUN YANG KOKOH YANG TIDAK DIKOTORI OLEH AMBISI-AMBISI DUNIA DAN HASUTAN-HASUTAN POLITIK HIZBIYYAH. JADI, HENDAKLAH SALAFIYUN DI IRAQ DAN DI NEGERI LAIN BENAR-BENAR BERHATI-HATI DARI YAYASAN INI DAN HENDAKLAH MEREKA SATU BARISAN UNTUK MENGHANCURKAN MAKAR-MAKAR MEREKA SERTA MELAWAN KEJAHATAN DAN FITNAH YAYASAN INI. Saya memohon kepada Allah agar menjaga seluruh Salafiyun di Iraq dan agar memberi mereka taufik untuk merasa mulia dengan manhaj mereka yang benar serta kokoh di atasnya, dan semoga Allah melindungi mereka dari tipu muslihat dan makar orang-orang yang suka melakukan makar. Sesungguhnya Rabbku benar-benar mendengar doa.”

وصلى الله على نبينا محمد وعلى آله وصحبه وسلم وبالله التوفيق.

http://www.sahab.net/forums/index.php?showtopic=120332

Setelah kita membaca fatwa Asy-Syaikh Rabi’ hafizhahullah di atas yang dengan tegas menyatakan, “ORANG-ORANG YANG BERAKAL DAN CERDAS TIDAK MERASA KECUALI ORANG-ORANG YANG MENDAPAT BANTUAN ITU TELAH BERUBAH MENJADI CANGKUL-CANGKUL YANG MENGHANTAM DAKWAH SALAFIYAH DAN MELANCARKAN PERMUSUHAN DAN PERTENGKARAN YANG DAHSYAT DAN ZHALIM TERHADAP ORANG-ORANG MENEMPUHNYA SERTA BERUSAHA MENJATUHKAN PARA ULAMA DAN TOKOH-TOKOH DAKWAH INI.

Subhanallah, kita telah benar-benar merasakan kebenaran apa yang telah diperingatkan oleh Asy-Syaikh Rabi’ hafizhahullah di atas, benar-benar mereka telah berubah menjadi cangkul-cangkul dakwah yang menghantam dakwah Salafiyah dan para tokohnya!!

Dan bandingkan sekarang dengan ucapan Jafar Salih sebelumnya

gbr 6

Gambar 9. Screenshot kecerdasan dana IT JS dengan dukungan 71 suporternya

Maka siapakah yang sesungguhnya cerdas wahai Ahlussunnah, Asy-Syaikh Rabi’ hafizhahullah ataukah Jafar Salih dan 71 orang pendukungnya??! Allahu yahdikum.

 

FATWA ASY-SYAIKH MUHAMMAD BIN HADI HAFIZHAHULLAH

Asy-Syaikh Muhammad bin Hadi hafizhahullah berkata di dalam kaset Jilsah Manhajiyah tanggal 25 Jumadil Ula 1431 H menit 29 detik 13 hingga menit 30 detik 33: “Maka sekarang kita katakan kepada mereka (hizbiyyun) semua; ‘Siapa teman duduk kalian?’ Mereka tidak duduk kecuali bersama Adnan Ar’ur, Al-Maghrawy, Abul Hasan dan yayasan Ihya’ At-Turots yang saya bersaksi dengan nama Allah dengan persaksian orang yang benar-benar mengetahui keadaan mereka di dunia, dan saya telah mengetahui hal itu dari keadaan mereka dengan mata kepala saya sendiri; tidaklah mereka singgah di sebuah negeri yang Salafiyun di sana dalam keadaan bersatu kecuali mereka memecah belah Salafiyun. Saya melihat hal ini dengan mata kepala saya sendiri. Ada sebuah negeri yang Salafiyun di sana dalam keadaan bersatu. Namun setelah saya pergi ke sana lagi beberapa tahun kemudian mereka telah terpecah. Lalu pertama kali yang saya tanyakan; ‘Apakah Ihya’ At-Turots …(mereka menjawab): ‘Ya.’ (Saya tanya lagi): ‘Engkau lihat bersama mereka?’ (mereka menjawab): ‘Ya.’ Kalau begitu jelas sudah perkaranya. INILAH SALAFIYAH MENURUT ALI HASAN BAHWASANYA YAYASAN TERSEBUT MENYEBARKAN AS-SUNNAH DAN MANHAJ SALAF, saya tidak ingat pasti kata-katanya, tetapi kurang lebih semakna ini. YA, PENYEBAR MANHAJ SALAF. DAN SEKARANG KITA TIDAK MENGETAHUINYA, BAHKAN YANG KITA KETAHUI DARI YAYASAN INI BAHWASANYA TIDAKLAH DIA BERADA DI SEBUAH NEGERI KECUALI MEMECAH BELAH SALAFIYUN DAN MEREKA TERKOTAK-KOTAK KARENANYA, DENGAN SEBAB KEBERADAANNYA DI TENGAH-TENGAH MEREKA BERUPA FITNAH HARTA…”

Sumber:

http://www.sahab.net/forums/index.php?showtopic=114947

Link suara beliau: http://goo.gl/GWaAX atau http://goo.gl/Z3wpn

Dan saya ingin menegaskan pada kesempatan ini terkait nama seorang Mubtadi’ yang telah disebutkan oleh Asy-Syaikh Muhammad hafizhahullah, yakni Ali Hasan Al-Halabi dan siapakah dedengkot corong-corong dakwahnya di negeri ini

 gbr 7

Gambar 10. Pamflet resmi Tabligh Akbar Ali Hasan Al-Mubtadi’ yang dipublikasikan di situs hizbi utama mereka, salafyunpad, promotor penyelenggara, radiorodja, rodjatv, minhajussunnah lengkap dengan situs radiorodja. com

Url sumber: http://salafiyunpad.wordpress.com/2012/09/17/download-audio-tabligh-akbar-fitnah-dan-solusinya-syaikh-ali-hasan-al-halabi-jakarta-16-september-2012/

Dan tentu masih segar bugar dalam ingatan kita bagaimana demonstrasi yang dipamerkan kepada kita sekalian kisah rekonsiliasi bincang-bincang dan santap malam Jafar Salih, Abdul Barr dan Badrussalam. Inilah bingkisan untuk anda yang menuntut bukti bahwa Badrussalam Rodja (yang difatwa facebooker Jafar Salih sebagai Ustadz Salafy Ahlussunnah) adalah corong dan pendukung utama Mubtadi’ Ali Hasan Al-Halabi hadahullah:

 gbr 8_resize

Gambar 11. Bukan asal tuduh Badrussalam corong Mubtadi’. Situs hizby kajian.net publikasikan acara Al Halabi pada hari Ahad 16 September 2012 yang diterjemahkan oleh pembesar Rodja, Badrussalam. Sumber: Radio Rodja

Url sumber: http://www.kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Syaikh%20′Ali%20Hasan%20Al-Halaby/Tabligh%20Akbar%20Fitnah%20dan%20Solusinya%20(Masjid%20Istiqlal%20Jakarta%202012)

gbr 9

Gambar 12. Tantangan JS yang terbaru. Di fb HB Overload, Jafar Salih pasang badan menjadi pembela sengit Badrussalam si pendukung utama, juru bicara/corong Mubtadi’ Ali Hasan Al-Halaby. Saya membantu memberikan bukti bagi Rodja dan segenap suporternya untuk mengHARGAi amal nyata loyalitasnya ini. Hadahumullah.

Dan sekarang saatnya pertanyaan terakhir yang mesti kita ulang, untuk urusan dana yayasan hizbiyah Ihya’ At Turots, siapakah yang cerdas wahai Ahlussunnah? Jafar Salih yang membela dan merekomendasi dedengkot Rodja, Badrussalam yang menjadi corong utama dan pendukung sengit Mubtadi’ Ali Hasan Al-Halabi  (sebagai Salafy Ahlussunnah) ataukah Asy-Syaikh Muhammad bin Hadi hafizhahullah??!

Maka pada kesempatan ini kami serukan kepada Jafar Salih dan orang-orang yang semodel dengannya, hentikanlah kalian bermain-main dengan dien ini dalam mempermainkan umat, rujuk dan bertaubatlah kalian hadahumullah.

Semoga Allah Ta’ala melindungi kita semua, segenap kaum muslimin dari makar dan syubhat hizbiyun mumayi’un, dan semoga Allah Ta’ala kumpulkan kita bersama di jannahNya, amin.

9 pemikiran pada “Ketika Ahlussunnah Dipaksa Jafar Shalih Untuk Memilih..

  1. Bismillahirrohmanirrohim

    Berkaitan dengan tuduhan Hanan Bahanan yang menuduh dengan dusta bahwa Al Ustadz Luqman Ba’abduh mentahdzir ustadz Kholiful Hadi,
    Berikut dari status Abdurrahman Al Gadri:

    Peringatan Wahai ikhwannah, sekarang muncul lagi di FB Hannan Bahanan yang dia katakan Ust Luqman mentahdzir ust khaliful hadi. Allahumusta’an berdusta lagi orang ini, ita’qillah wahai Hannan Bahanan.
    Wahai Ikhwannah mari kita berpikir sehat tanpa hasat biar kita tahu betul siapa yang memiliki kedengkian sehingga menyebarkan Fitnah.
    Hannan menulis Ust Luqman mentahdzir khaliful hadi, padahal tidak ada pernyataan dan pertayaan ikhwan terhadap ust Luqman tentang khaliful hadi akan tetapi justru Khaliful Hadi yang mengatakan Luqman Indhanna majruh.
    Khaliful Hadi juga membiarkan dan membolehkan murid muridnya mendatangi daurah di ma’had Al Furqan ( Ainurrafiq Ghufron) karena dikalangan santrinya ma’ruf khaliful hadi menyatakan Ainurrafiq Salafy. Ini dia (Khaliful Hadi menjilat ludanya kembali ketika menyatakan Rujuk dan membongkar keadaan ma’had Al-Furqan bersama sama abu mas’ud di ma’hadnya Ust Afifudin).
    Hannan menulis Ust Luqman mentahdzir Sirih Khaliful Hadi, coba lihat dia membuat peryataan tanpa ilmu, adakah di ajarkan mentahdzir dengan sembunyi Allahumusta’an yang namanya memperingatkan itu ya tidak ada pakai sembunyi sembunyi ini perkara agama bukan perkara aib. khaliful Hadi di jauhi oleh ikhwan salafiyin karena peryataannya yang jelas dan menunjukan mauqif-nya bahwa dia menceburkan kembali kepada atsyar-nya bersama mereka.

    Barrakallahufiq. Semoga Allah memberikan Istiqamah kita semua di atas manhaj yang lurus.
    sumber http://www.facebook.com/abdurrahman.algadri
    Ya, Hanan Bahanan menyingkap sendiri borok-borok kebusukannya. Allahul musta’an..

  2. semoga kita tetap istiqomah dijalan yang lurus ini, pergaulan lah yang mencabik2 dan menarik2 manhaj mereka ke jalan perasaan “kasihan” dan rajut cinta dengan mubtadi’. sungguh, ukurlah cinta kalian dan benci kalian dengan kitab wa sunnah. jangan merajut cinta dengan lobi2 politik dengan mubtadi’ yang ujung2nya membuat kelompok barisan sakit hati. ini bukan arena DPR ya akhi… ikutilah ulama, bukan lobi sana,lobi sini. merger sana,merger sini. cari sponsor sana,cari sponsor sini. apalagi media fb dimanfaatkan untuk mencari2 pembenaran dan menjaring kawan. masyaAllah…

  3. Bismillah Saudaraku Pembaca dan Pencari Al Haq Sungguh Allah tidak akan pernah menyatukan Al Haq dan Al Batil karena dua hal tersebut adalah dua hal yang saling bertolak belakang,alhaq di bawa dan di dakwahkan oleh para Nabi dan Rasul serta yang mengikuti jalan Mereka ‘Alaihi Sholatu wa Sallam dan Al Batil di serukan dan di dakwahkan oleh Iblis La’natulloh dan bala tentaranya,dari tulisan di atas sudah nampak dan jelas bukti dan Fakta yang di perlihatkan sendiri oleh pelaku kebatilan Ja’far Shalih Hadahulloh yang Mentazkiyah tokoh Hizbi dedengkot Radio Rodja Badru salam,kita tidak perlu melebar kepada tazkiyah2 Ja’far Shalih yang lainnya terhadap rodja dan tokoh2nya,bagi kita atau bagi ikhwah yang sedikit saja memiliki manhaj yang masih lurus,tazkiyah dia pada badrusalam sudah cukup menunjukan siapa ja’far shalih sebenarnya,tinggal kita memilih mau berpegang dengan ucapan dan Fatwa para Ulama Kibar seperti Ayahanda Kita Asy Syaikh Rabi’,Asyaikh Ubaid dan Asyaikh Muhammad bin Hadi Hafizhahumullahu yang di akui ke imamahannya oleh Muwahiddin di seluruh pelosok dunia atau berpegang dengan ucapan sang ustadz yang pandai bersilat lidah yang menghabiskan waktunya untuk mencari sensasi lewat facebooknya,Melalui tulisan ini mudah2an ada yang berkenan menyampaikan pada Ja’far Shalih Ajakan Untuk Bertaubat Sebelum ajal Menjemput dan ingatkanlah padanya Kampung Akhirat Lebih Aula dari Dunia,Belajarlah dari Kegagalan Manhaj Ja’far Umar Thalib dan Jangan lah Antum bercita2 Menjadi Ja’far Umar Thalib Berikutnya,Wali’audzubillah

  4. sebenarnya jikalau kita memperhatikan dan sedikit kritis terhadap apa yang terjadi pada diri kita ketika bermuamalah dengan JS (jejaring sosial bukan jafar saleh) semacam facebook akan kita ketahui mudhorot yang lebih besar jika Allah memberikan taufiq kepada kita untuk menyadari hal itu.
    tak terkecuali siapapun orangnya apakah murid ulama kibar, atau lulusan pesantren atau bahkan mantan hizby atau lulusan madrosah hizby ….SAMA SAJA, berarti orang tersebut telah meremehkan hal2 yang haram, karena dalam facebook sendiri ada banyak foto2 wanita yang menampakkan aurot wanita. dari sini seorang yang diberi taufiq oleh Allah akan bisa membedakan yang haq dan yang batil, karena termasuk faedah dari ketaqwaan itu adalah Allah akan memberikan furqon kepada hamba tersebut untuk membedakan yang batil dan yang haq serta taufiq untuk meninggalkan kebatilan tersebut.
    dan termasuk contoh yang sangat BURUK seorang ustadz/dai memiliki akun facebook dan yang semisalnya, karena dia akan menyeret mad’u dan umat untuk berpartisipasi kedalam “majelis syaithon” tersebut…umat akan berdalil ustadz fulan juga punya akun facebook dsb. alasan2 yang tidak pantas dikemukakan oleh seorang salafy.
    dan kita lihat hasil dari pergaualan dengan JS (jejaring sosial bukan jafar سلح ) kebanyakan Allah palingakan mereka dari ilmu dan amal yang bermanfaat…yang ujung2nya mereka menjadi seperti jafar سلح atau hanan….munharif

  5. Bismillah,
    ana jadi penasaran apa di jakarta masih ada yang mau mendegarkan JS, bisanya hanya mengoceh di facebook, yang para pendukungnya notabene hizbiyin dari kalangan turotsiyin dan sururiyin. atau memang JS sudah tidak punya lahan dakwah, sehingga tidak ada cara lain kecuali meratap di Facebook

    • Penasaran antum ana jawab akh krn ana tinggal ga jauh dari jakarta,masih banyak yang mau mendengarkan ocehannya tentu nya yang setipe dengannya,ima hizbi wa ima ikhwah baru ngaji yang blum faham apa itu manhaj,kan sudah di jelaskan si empu’a blog atsarsunnah di atas di mana ada al haq di sana ada lawannya al batil,di mana ada penyeru al haq dan yang Allah karuniakan hidayah untuk yang mengikutinya tentunya di sana ada al batil dan pengikut2nya,kita tinggal memilih Syaikh Rabi’ yang di tazkiyah Muhadis Abad ini Syaikh Al Bani sebagai imam jarh wa ta’dil,atau memilih Ja’far Shalih yang kerjaannya nongkrong bareng tokoh hizbi sambil santap malam di warungnya “bang sholeh”.????……………
      yakinlah Allah akan memisahkan Al Haq dari kebatilan sebagai mana Terpisahnya air dari minyak,bergembiralah satu facebooker yang di katakan oleh syaikh Abdullah Al Mar’i “adapun Hanan ga ada padanya ilmu dan dan ga ada padanya akhlak” tumbang di tengah teriakan fans nya dari kalangan turotsiyin dan sururyyin

      • alhamdulillah…sekarang semakin kelihatan….siapa yang di atas manhaj yg benar….fitnah dunia(uang memang menghancurkan manhaj sese orang

    • Bismillah
      Walhamdulillaah…ana pribadi dan beberapa ikhwah yg ingin menjaga diennya dari akibat pengaruh buruk pergaulan bebas JS yg notabene markasnya dekat dg sarang hizby (bekasi dsk) mulai mengambil jarak… dan hanya datang ke kajian di I’tishom, karet tengsin jika yg mengisi adalah asatidzah yg Alloh jaga dari pergaulan bebas spt a/l: ust.muhammad umar assewed (cirebon), ust,dzul akmal (riau), ust.mubarok ata’ (cileungsi) dan asatidzah lainnya yg senantiasa istiqomah pd ucapan dan perbuatannya diatas manhaj salafush-sholih

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s